Jeff & Co | Camera Shop


.

 

 Mal Ciputra Lt 3 No 33
Jl. S. Parman - Grogol
Jakarta Barat
Open Mon-Sat: 10.30-21.00
Sunday: Closed

News
--------- NIKON D750 BODY NOW ONLY Rp 19.950.000 FREE 16Gb + LCD PROTECTOR -------- NEW PACKAGE SONY A6000 KIT 35mm f/1.8OSS Rp 9.999.000 FREE 16Gb + UV FILTER + LCD PROTECTOR + BAG --------- NIKON J5 KIT 1030 ONLY Rp 4.799.000 FREE SD 16Gb + SCREEN PROTECTOR & BAG --------- CANON M10 KIT 1545 ONLY Rp 5.250.000 & GET PIKACHU SOUVENIR --------- SONY A6000 KIT 1650OSS ONLY Rp 7.999.000 FREE 16Gb + LCD PROTECTOR + BAG ---------- SONY A7II KIT E 85/1.8 ONLY Rp 21.999.000 FREE SD 16Gb + LCD PROTECTOR + UV FILTER + BAG ---------- FUJI XA10 KIT 1650 GET CASHBACK Rp 500.000 BCOME Rp 5.799.000 + SD 16Gb ---------
      
You are here: Home

Evolusi Memotret

E-mail Print PDF
http://www.motoyuk.com/evolusi-memotret/
 

Ini sedikit cerita mengenai evolusi (pribadi) saat proses belajar motret. Semenjak awalnya belajar pakai kamera pocket di kisaran tahun 2006. Siapa tahu bisa jadi bahan refleksi buat teman-teman motoyuk selama proses belajarnya. Semoga bisa menyemangati untuk terus belajar dan tak pernah merasa jago / cukup / hebat … sehingga juga bisa terus bisa sharing di motoyuk bersama rekan-rekan yang lain.

Tahap Anxious

Ini adalah tahap yang dijalani oleh semua pemula yang baru beli kamera, “Gatel Motret”. Cirinya adalah kemana mana kamera dibawa, segala macam barang dan kejadian mau di foto. Mulai dari bunga, meja, orang, kertas koran ampe pagar rumah semua di foto. Hasil foto? Kacau … hahaha, maklum baru belajar dan pegang kamera. Pedulinya cuma ama teknik (yang notabene juga belon jago), bukan komposisi.

Yellow is my color 300x199 Evolusi Memotret

Liat aja tuh foto bunga yang dipotong gak jelas, dengan depth of field yang gak jelas pula. Selain itu kamera disayang-sayanggggg banget, tiap kali di lap, gak mau ada debu, kalo ada debu bingung perlu dibersihinnya gimana. Pake blower lah, tissue khusus lah, apalah … ribet.com

Semangat 45 deh pada fase ini. Baca artikel juga buanyak banget, segala macam artikel dari web atau buku dibaca dan di diskusikan. Mulai dari yang penting ampe gak penting sama sekali hahaha. Kayaknya sebagian besar pembaca motoyuk.com juga datang dari kalangan ini deh hahahaha.

Tahap Cool Down

Solitaire 199x300 Evolusi MemotretNah tahapan ini biasa hasrat mulai berkurang … udah mulai bosen, tapi tetep belon pinter juga pake kamera. Ada yang kamera jadi nganggur (dengan segala macam alasan sibuk, gak sempat, belon punya ini itu, dll). Adaaaaa aja alasan yang membuat gak motret, intinya kamera mulai nganggur. Beberapa bulan juga kamera cuma menghasilkan beberapa buah foto doang.

Yah, kayak saya, ada juga yang masih tetap baca artikel dan aktif diskusi. Tapi beneran motret mulai berkurang. Merasa udah mentok / bingung mau belajar gimana lagi. Kayaknya hasil foto ya segitu-gitu saja, gak jadi tambah pinter.

(Ya iyalah, siapa bilang baca artikel doang bisa jadi pinter motret … stupid me … hahahaha)

Kalau ada duit berlebih mulai juga beli – beli peralatan gak jelas (dan gak dipake karna gak motret motret juga). Kadang ada juga yang dampaknya adalah beli lensa / body yang mahal-mahal (harus L Series dong ….) tapi teuteuppppp gak dipake juga. Cuma sesekali pergi dan memotret.

Intinya … Cool Down

Tahap Gila Teknik

Syukur-syukur kamera gak dijual pada tahap cool down maka memungkinkan untuk masuk ke fase ini. Fase ini belajar niat bener dari temen, buku, majalah, internet soal teknik. Baik teknik motret umum, rumit, super rumit (dan gak penting), teknik post-processing, dll. Semua informasi dilihat dan dipelajari.

Motretnya sendiri? Jadi semangat dong … tapi semangat untuk menghasilkan foto yang “perfect” … exposure harus perfect, komposisi perfect, lighting, warna, bokeh, dll … semua deh dikomentarin dan dijajal.

crowded img 6609 197x300 Evolusi Memotret

Peralatan baru juga dibeli demi hasil yang sempurna ini (walau tuh peralatan gak perlu dan gak kepake). Mulai dari tripod super mahal, lensa super mahal (yah mahal deh buat yang duit cekak …), body kamera di upgrade (dan upgrade dan upgrade dan upgrade dan ….. yah gitu deh).

Hasil foto? Improve lah … kasihan amat udah niat begini gak improve juga. Mendekati perfection (semu) ? Ya tentunya …

Tapi seringkali yang hilang adalah soul / jiwa dari foto. Kalau liat fotonya indah tapi gak ada soul nya, gak ada cerita, gak ada sesuatu yang unik dan berbeda.

Tahap Pencerahan

Di tahap ini mulai paham bahwa foto itu harus ada jiwanya. Harus ada pesan yang mau disampaikan. Bukan sekedar gambar yang indah dan perfect secara teknis dan komposisi. Tapi ada cerita, ada pesan, ada keunikan yang mau disampaikan. Inilah yang membuat foto dari para maestro foto sejak jaman dulu berbeda. Inilah yang membuat sebuah foto bisa diceritakan dengan berlembar-lembar cerita (buku Galen Rowell misalnya), lebih dari sekedar data teknis foto itu. Foto adalah cerita.

Tired IMG 0368 WEB Evolusi Memotret

Disini pula fotografer (dan saya secara pribadi) mulai paham bahwa alat ya sekedar alat bantu. Mau merek apapun, type apapun, semuanya bisa digunakan. Cuma masalah efisiensi saja, tidak lebih. Disini pula saya belajar untuk berani memilih peralatan yang memang sesuai dengan style fotografi saya (masih belajar … susah bener secara gue orang IT yang suka ngoprek barang baru).

Tahap ini pula saya baru berani cuek dengan peralatan yang saya punya, kalau momen mengharuskan saya agak ujan-ujanan saya tidak masalah. Saya tahu benar limitasi peralatan saya. Saya tahu benar momen dan cerita seperti apa yang ingin saya ceritakan. Lebih dari sekedar “sayang peralatan”. Lebih dari sekedar “teknik harus benar”.

Saya masih belajar … mungkin suatu saat akan saya temukan tahap yang lebih lagi dari tahap ini. Tapi one thing for sure … I’ll never stop learning 

 
 




.
Mal Ciputra Lt 3 No 33
Jl. S. Parman - Grogol
Jakarta Barat
Telp. (021)5695 4888
HP. 0857 1020 7711
Open Mon-Sat: 10.30-21.00
Sunday: Closed
 

WA Sales Support

whatsapp_1.jpg
SALES 1
0857 1020 7711

    
   

Partners Link